PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiKesehatan

anoksia

anoxia

Ringkasan Singkat

Penurunan tingkat oksigen pada jaringan tubuh, termasuk otak, yang mengakibatkan defisit kognitif atau sensorik.

Anoksia adalah kondisi di mana terjadi penurunan atau ketiadaan oksigen yang mencapai jaringan tubuh, termasuk otak. Konsekuensi dari anoksia sangat bergantung pada tingkat keparahannya dan area otak spesifik yang terdampak.

Dampak kognitif yang ditimbulkan bisa berupa defisit kognitif umum atau gangguan yang lebih spesifik pada memori, persepsi, atau fungsi eksekutif. Misalnya, hipokampus sangat rentan terhadap kekurangan oksigen, sehingga gangguan memori sering menjadi tanda klinis yang menonjol.

Istilah ini terkadang digunakan secara bergantian dengan hipoksia, meskipun secara teknis anoksia merujuk pada ketiadaan oksigen secara total, sementara hipoksia merujuk pada kekurangan oksigen parsial. Pemulihan dari kondisi ini sering membutuhkan rehabilitasi neuropsikologis intensif.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Crosby, G. (2006). Brain Anoxia and Hypoxia.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback